Kemendikbud: Anak berkebutuhan khusus harus dididik

1 min read

Kemendikbud-Anak-berkebutuhan-khusus-harus-dididik

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan semua anak berkebutuhan khusus harus tetap mendapatkan pendidikan, baik di masa pandemi Covid-19 maupun dalam kondisi normal.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ainun Na’im dalam webinar bertajuk “Praktik Inspirasional dan Dukungan Kebijakan untuk Mendorong Pembelajaran Inklusif, Khususnya Di Masa Pandemi Covid-19” pada Selasa, 12/08/2020 ).

Baca juga: Mendikbud Nadiem: Anak Berkebutuhan Khusus Bisa Menghasilkan Karya yang Luar Biasa

“Proses belajar dan mengajar anak berkebutuhan khusus harus tetap berjalan selama masa pandemi Covid-19 ini,” kata Ainun Na’im.

Ia mengakui Indonesia memiliki wilayah yang luas dan beragam, sehingga harus ada berbagai inovasi. Dengan tujuan agar semua anak berkebutuhan khusus dapat merasakan apa yang anak normal rasakan.

“Anak berkebutuhan khusus, seperti halnya anak Indonesia di wilayah negara lain, harus diberikan fasilitas yang sama dalam dunia pendidikan seperti anak-anak pada umumnya di negara ini. Sekalipun pengajaran diberikan pendidikan khusus,” ujarnya. dikatakan.
Pendidikan di Mesir memprioritaskan penyandang disabilitas

Direktur GTK di Kementerian Agama, M Zain, sependapat dengan Sekjen Ainun Na’im.

Menurutnya, anak berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas harus dihormati agar mereka memiliki kesempatan yang sama dalam pendidikan.

Dapatkan informasi, inspirasi, dan wawasan di email Anda.
email pendaftaran

Padahal, kata Zain, lembaga pendidikan di Mesir menawarkan peluang besar bagi anak berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas. Di Mesir semua tingkat pendidikan gratis.

“Pendidikan di Mesir itu seperti udara, setiap orang berhak menikmati udara, dan karena menikmati udara itu gratis,”

kata Zain.

Baca juga: 16 Penyandang Disabilitas Terima Beasiswa LPDP, Ada yang Sedang Kuliah S3

Selain itu, di beberapa wilayah Indonesia yaitu Jakarta, Bogor, Semarang dan Yogyakarta terdapat guru madrasah yang memberikan keistimewaan kepada anak berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas.

Mereka mungkin tidak pandai matematika dan mata pelajaran lain, tetapi mereka dapat memiliki keterampilan boneka. Jadi jangan menatap mata mereka.

LIHAT JUGA :

indonesiahm2021.id
unesa.id
unimedia.ac.id
politeknikimigrasi.ac.id
stikessarimulia.ac.id
ptsemenkupang.co.id

Rate this post